Polda Jambi Mencanangkan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Pulau Pandan 2

Polda Jambi Mencanangkan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Pulau Pandan

Jambi Headline Muhasabah

Polda Jambi Mencanangkan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Pulau Pandanmascipoldotcom  – Jum’at, 26 Juni 2020 (5 Dzulqoidah 1441)

Jambi – Polda Jambi menggelar peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020 dengan mencanangkan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Lapangan Kampung Pulau Pandan, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, Jumat (26/6/2020).

Acara dihadiri Kapolda Jambi, Irjen Pol Drs. Firman Santyabudi, M.Si., Kepala BNNP Jambi, Brigjen. Pol. Dwi Irianto,S.I.K, M.Si, Wakapolda Jambi, Brigjen Pol. Drs. Dul Alim, Kasrem 042/Gapu, Kolonel Arh Hari Sassono, Pejabat Utama Polda Jambi, Kapolresta Jambi, Kombes Pol Dover Christian, S.I.K., serta Ketua RT Se-Kelurahan Legok.

Kapolda Jambi, Kapolda Jambi, Irjen Pol Drs. Firman Santyabudi, M.Si., dalam sambutanya mengatakan kegiatan hari ini merupakan puncak bakti sosial Hari Bhayangkara Ke-74 sekaligus memperingati Hari Anti Narkotika Internasional.

Ditambahkan Kapolda Jambi, Saya sengaja memilih kampung Pulau Pandan sebagai lokasi puncak acara, karena ingin mengenal lebih dekat dengan warga kampung ini.

“Saya jujur sedih, saat baru mendarat di Jambi, mendengar pulau pandan karena terkenal konotasi negatif (Kampung Narkoba,red), tapi dengan hitungan bulan, Alhamdulillah Tuhan mendengar doa kita semua dan memberikan kemudahan pulau pandan menjadi Kampung Tangguh Anti Narkoba.

Polda Jambi Mencanangkan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Pulau Pandan 3Selanjutnya Alumni Akpol 1988 ini mengatakan akan mampir main ke kampung ini, sambil diskusi dan ngopi bersama untuk menuju kampung Pulau Pandan dan Danau Sipin yang sehat.

Diakhir sambutanya Kapolda Jambi menegaskan penegakan hukum dan pemberantasan narkoba merupakan wujud sayang kami kepada warga, kami tak ingin warga kami terjerat narkotika sehingga menjadi korbanya.

Pada acara tersebut, Kapolda Jambi, bersama Kasrem 042/Gapu, Kepala BNNP Jambi, Wakapolda Jambi dan Walikota Jambi menyerahkan secara simbolis bantuan sembako, bibit tanaman pangan dan benih ikan nila dalam rangka mendukung ketahanan pangan di masa pandemi covid19. (Alam/Bid Humas Polda jambi)

———-

Polda Jambi Mencanangkan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Pulau Pandan 1Renungan

BERGAUL DENGAN PELAKU DOSA BESAR

Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Pertanyaan.
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apa pernjelasan Anda tentang bermua’amalah dengan para pelaku dosa besar, seperti pezina, homosek dan dosa besar lainnya yang telah datang dalil yang menyebutkan ancaman keras bagi pelakunya ? Bolehkah berbicara dengan mereka ? Bolehkah mengucapkan salam kepada mereka ? Bolehkah pula berteman dengan mereka dalam rangka mengingatkan mereka akan ancaman Allah dari siksaNya yang pedih ?

Jawaban
Orang yang tertuduh melakukan perbuatan maksiat wajib untuk dinasehati dan diberi peringatan akan maksiat itu dan akibat jeleknya, dan bahwa maksiat itu termasuk diantara penyebab sakit, mengeras dan matinya hati. Adapun orang yang terang-terangan dan mengakui maksiat itu, maka wajib ditegakkan had pada dirinya dan dilaporkan kepada penguasa.

Tidak boleh berteman dan bergaul dengan orang seperti itu, bahkan sebaliknya wajib diboikot agar mudah-mudahan dia mendapat hidayah Allah dan mau bertaubat. Kecuali jika boikot itu justru menjadikan mereka bertambah jelek perilakunya. Maka wajib selalu mengingkari perbuatan mereka dengan cara yang baik dan nasehat yang terus menerus sampai mereka mendapat hidayah dari Allah.

Tidak boleh menjadikan mereka teman, bahkan wajib terus mengingkari dan memperingatkan mereka tentang perbuatan mereka yang keji itu. Dan wajib bagi pemerintah negeri-negeri Islam menangkap mereka dan melaksanakan had-had syari’at pada mereka. Sedangkan orang-orang yang mengetahui keadaan mereka, wajib untuk membantu negara dalam hal itu berdasarkan firman Allah Subhanahu wa ta’ala.

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ

“Artinya : Dan tolong-menolonglah dalam berbuat kebajikan dan ketakwaan” [Al-Ma’idah/5 : 2]

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ

“Artinya : Dan orang-orang yang beriman lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari perbautan yang mungkar” [At-Taubah : 71]

وَالْعَصْرِ﴿١﴾إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ﴿٢﴾إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

“Artinya : Demi masa,sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, dan mengerjakan amal salih, dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran” [Al-Ashr : 1-3]

Begitupula berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

عن أبي سعيد الخدري – رضي الله عنه – قال : قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول – من رأى منكم منكرا فليغيره بيده ، فإن لم يستطع فبلسانه ، فإن لم يستطع فبقلبه و ذلك أضعف الإيما

“Artinya : Barangsiapa di antara kalian yang melihat suatu kemungkaran, maka hendaknya dia merubahnya dengan tangannya. Jika tidak mampu, hendaknya dengan lisannya. Dan jika tidak mampu juga, maka dengan hatinya, dan itu selemah-lemah iman” [Riwayat Muslim] [1]

أن النبي صلى الله عليه و سلم قال: “الدين النصيحة”. قلنا: لمن يا رسول الله؟ قال: “لله, و لكتابه, و لرسوله, و لأئمة المسلمين, و عامتهم

“Artinya : Agama itu nasihat. Ditanyakan kepada beliau, “Nasihat untuk siapa wahai Rasulullah ?. Beliau menjawab, “Untuk Allah, untuk kitabNya, untuk RasulNya, dan untuk para pemimpin kaum muslimin dan kaum muslimin umumnya” [Riwayat Muslim] [2]

Ayat dan hadits yang mengandung makna ini amat banyak.

Kami memohon kepada Allah semoga Dia memperbaiki keadaan kaum muslimin, menjadikan mereka paham akan ajaran agamanya, dan melimpahkan taufiqNya kepada mereka untuk nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran Anda, serta menyatukan kalimat mereka.

[Majmu Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah V/399-400]

[Disalin dari Majalah Fatawa Volume 11/Th I/14124H-2003M, Alamat Redaksi Islamic Center Bin Baz , Karanggayam, Sitimulyo, Piyungan, Bantul Yogyakarta]
_______
Footnote.
[1]. Muslim No. 49. Tirmidzi no. 2172. Nasa’i No. 5008-5009. Abu Dawud No. 1140, 4340. Ibnu Majah No. 1275, 4013. Ahmad No. 10689
[2]. Muslim No 55. Nasa’Ii No. 4197, 4198. Abu Dawud No. 4944. Ahmad No. 16493 dari Tamim Ad-Dari. Tirmidzi N0. 1926 dan Nasa’i No. 4199 dari Abu Hurairah