IMG 20200822 WA0168

Wakil Jaksa Agung: Berkas Perkara Dan Arsip Jauh Dari Jangkauan Api Kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung

DKI Jakarta Headline

IMG 20200822 WA0170mascipoldotcom, Minggu, 23 Agustus 2020 (04 Muharam 1442 H)

Jakarta – Api berkobar di salah satu bagian gedung di Komplek Kejaksaan Agung. Kebakaran terjadi di lantai 6 bagian Pembinaan dan Intelijen Kejaksaan Agung, pada Sabtu malam (22/08/2020).

Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia Setia Untung Arimuladi yang mendadak meluncur dan tiba di lokasi, memastikan berkas-berkas perkara dan arsip aman. Kebakaran tidak terjadi di Gedung Bundar atau kantor penyidik Pidsus Kejaksaan Agung di Komplek itu.

“Kebakaran bukan terjadi di Gedung Penyidikan (Gedung Bundar), tapi di lantai atas ruang gedung utama. Kalau berkas penyidikan itu sangat jauh, beda gedung,” tutur Setia Untung Arimuladi, ketika dihubungi, terkait peristiwa kebakaran tersebut.

IMG 20200822 WA0172Setelah mencoba memeriksa lokasi kebakaran, Untung mengatakan, kebakaran terhadi di bagian lantai atas, di ruang kepegawaian dan biro umum.

“Ini bukan di tempat gedung penyidikan, jadi (kebakaran) ini lantai atas di ruang kepegawaian dan biro umum. (Berkas) penyidikan (disimpan) berbeda Gedung,” jelasnya.

Sementara arsip-arsip kepegawaian yang kemungkinan terbakar, juga dipastikan aman karena Kejagung memiliki back up-nya di riset centre.

Untung menduga, api bermula dari lantai 6 gedung tersebut. Lantai 6 dan 5 adalah bidang pembinaan, kepegawaian, dan biro umum. Lantai 3 dan 4 adalah bidang intelijen. Sementara lantai 1 dan 2 adalah ruang pimpinan, Jaksa Agung.

IMG 20200822 WA0173Meski demikian, Untung belum berani memastikan penyebab kebakaran yang melanda sejumlah ruangan pada Gedung Utama tersebut. Dia menyatakan masih menunggu pihak yang berwenang.

“Kita tunggu saja nanti. Saya belum bisa memastikan. Mudah-mudahan kebakaran ini segera padam,” tutupnya.

Sementara Jaksa Agung ST Burhanuddin yang meluncur untuk memantau pemadaman kebakaran di kantornya, juga memastikan tidak ada berkas perkara yang terbakar.

Didampingi Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi, Jaksa Agung ST Burhanuddin memastikan api harus sudah benar-benar padam, untuk selanjutnya melakukan proses evakuasi barang-barang yang perlu segera dievakuasi.

“Tidak ada, aman semua, berkas perkara dan tahanan di belakang aman,” ujar Jaksa Agung Burhanuddin.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono juga memastikan, tidak ada data perkara di gedung yang sedang diamuk si jago merah.

“Tidak ada masalah terkait data-data di gedung itu. Kami mempunyai cadangan data seandainya data-data kepegawaian terbakar, kami masih punya cadangan data,” jelasnya.

Dia mengatakan, hanya lantai 6 dan 5 yang menjadi kantor Bidang Kepegawaian dan Intelijen yang mengalami kebakaran.

“Lantai 6 dan 5 Pembinaan yang di dalamnya bagian Kepegawaian Lantai 3 dan 4 Intelijen, mohon doanya semoga bisa diatasi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, puluhan mobil pemadam kebakaran serta petugas pemadam kebakaran terus berupaya memadamkan api yang melalap gedung di Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jalan Sultan Hasanuddin Dalam, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Upaya mempercepat pemadaman kebakaran dilakukan dengan menambah jumlah unit mobil pemadam dari jumlah sebelumnya. Sejauh ini tidak ada korban jiwa, jumlah kerugian dan penyebab terjadinya kebakaran juga masih diselidiki. (Jhon Rakyat Merdeka)