IMG 20210701 WA0094

Syukuran Hari Bhayangkara ke-75 Disetukpa Lemdiklat Polri, Dilaksanakan Dengan Sederhana Dan Patuhi Protokol Kesehatan

Headline DKI Jakarta Jawa Barat Muhasabah

mascipoldotcom – Kamis, 01 Juli 2021 (21 Zdulkaidah 1442 H)

Sukabumi – Tanggal 1 Juli ditetapkan sebagai hari lahirnya Bhayangkara atau lebih dikenal dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dimasa pandemi Covid-19 ini, Setukpa Lemdiklat Polri menggelar acara syukuran peringatan hari Bhayangkara ke 75 tahun 2021 secara sederhana dan tetap mempedomani Protokol Kesehatan Covid-19, Sukabumi (01/07/2021).

Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan upacara secara virtual yang menginduk pada Istana Negara dengan Inspektur Upacara Presiden RI Ir. Joko Widodo, hadir Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, SIK., M.Hum, Pejabat Utama Setukpa dan perwakilan Siswa SIP angkatan ke-50 TA. 2021 yang bertempat di Gedung Anton Sudjarwo.

Setelah mengikuti upacara secara virtual dilanjutkan acara syukuran yang digelar dilapangan Sutadi Ronodipuro, acara
diawali dengan Korp Raport kenaikan pangkat personel Setukpa Lemdiklat Polri, dilanjutkan pembagian hadiah lomba kebersihan antar blok asrama dan antar Batalyon siswa, pemotongan tumpeng dan pelepasan personel Setukpa yang purna tugas pada tahun 2021.

Dalam sambutannya Mardiaz mengingatkan kepada seluruh hadirin bahwa 75 tahun adalah usia yang seharusnya Polri sudah profesional dan sudah melaksanakan tugas sesuai visi misinya, sudah saatnya Polri memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Seiring bertambahnya usia dan perkembangan zaman, Polri terus melakukan transformasi, Bapak Presiden mengapresiasi kinerja Polri dengan banyaknya kasus besar yang telah diselesaikan dengan baik, dalam setiap tantangan tugas Polri selalu ada, hal ini merupakan wujud transformasi Polri, maka dari itu kita harus berbangga dengan pencapaian yang sudah di apresiasi oleh Bapak Presiden, ungkap Mardiaz

Kegiatan syukuran ditutup dengan pelepasan 16 personel Setukpa Lemdiklat Polri yang purna tugas pada tahun 2021, terdiri dari 7 personel Polri dan 9 PNS.(Ezl)

———-

Renungan

ORANG YANG MAHIR MEMBACA AL-QUR’AN BERSAMA PARA MALAIKAT YANG MULIA

OlehLajnah Da’imah Lil Buhuts Al-Ilmiah Wal Ifta

Pertanyaan.

Lajnah Da’imah Lil Buhuts Al-Ilmiah Wal Ifta ditanya : Saya membaca Al-Qur’an dan tidak mampu menghafalnya, apakah saya mendapat pahala ?

Jawaban.

Segala puji bagi Allah semata, shalawat dan salam semoga tercurah kepada RasulNya beserta keluarga dan shabatnya, wa ba’du.

Orang yang membaca Al-Qur’an dan men-tadabburi-nya serta mengamalkannya pasti dia diberi pahala, meskipun tidak menghafalnya, sebagaimana di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah Radhiyallahu ‘anha. Beliau berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ وَهُوَ مَاهِرٌ بِهِ مَعَ السَّفَرَةِ الكِرَامِ البَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أجْرَانِ

“Orang yang mahir membaca Al-Qur’an, dia berada bersama para malaikat yang terhormat dan orang yang terbata-bata di dalam membaca Al-Qur’an serta mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala” [1]

Wabillah at-taufiq wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa aalihi wa shahbihi wa sallam.

[Disalin dari buku 70 Fatwa Fii Ihtiraamil Qur’an, edisi Indonesia 70 Fatwa Tentang Al-Qur’an, Penyusun Abu Anas Ali bin Husain Abu Luz, Penerbit Darul Haq]
_______
Footnote
[1]. Potongan Hadits yang dikeluarkan oleh Imam Muslim dari hadits Aisyah Radhiyallahu ‘anha no. 244-(898), kitab Al-Musafirin wa Qashruha, bab. 38