MEMBERIKAN TAUSIYAH TAHANAN POLRES METRO 1

Kapolres Metro Bekasi Lakukan Pembinaan Tahanan Langsung Bekerjasama Dengan Ponpes Ibnu Abbas Cikarang Selatan

Headline Aksi Nyata DKI Jakarta Muhasabah

MEMBERIKAN TAUSIYAH TAHANAN POLRES METRO 6mascipoldotcom, Kamis, 03 September 2020 (15 Muharam 1442 H)

Bekasi – Peraturan Kepala Kepolisian Nomor : 4 Tahun 2005, Tentang Pengurusan Tahanan pada Rumah Tahanan Kepolisian Negara Republik Indonesia, diantaranya bahwa tahanan merupakan manusia yang memiliki hak asasi, terutama hak untuk mendapat perlindungan, pengayoman dan pelayanan dari pemerintah khususnya hak keamanan dan keselamatan atas dirinya sebagai makhluk hidup yang memiliki harkat dan martabat.

Bahwa keberhasilan pelayanan tahanan terletak pada ketepatan petugas dalam menerapkan sistem pembinaan tahanan yang edukatif dan komunikatif.

Dan Polri diberi wewenang untuk pengendalian atau suatu tindakan yang dilakukan oleh pejabat Polri yang dibentuk dan diberi wewenang oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengelola, mengatur dan melakukan pembinaan serta perawatan tahanan Polri, untuk lebih memudahkan proses penyidikan perkara terhadap seorang tersangka oleh penyidik.

MEMBERIKAN TAUSIYAH TAHANAN POLRES METRO 2Pembinaan adalah segala usaha yang dilakukan oleh pejabat Polri dalam bentuk pelayanan kepada tahanan yang mencakup di dalamnya suatu kegiatan bimbingan dan penyuluhan.

Sementara itu Polri juga diberi wewenang untuk perawatan dan atau upaya memberikan pelayanan kepada tahanan dalam bentuk standardisasi ruang tahanan, pelayanan makan, dukungan kesehatan, pakaian, angkutan atau kendaraan, kesempatan melaksanakan ibadah, kesempatan berkomunikasi dengan Pengacara atau Penasehat hukumnya, kesempatan bertemu dengan keluarganya, rasa aman dan hak-hak lainnya.

Dan dalam perkap Nomor : 4 Tahun 2005, Tentang Pengurusan Tahanan pada Rumah Tahanan Kepolisian Negara Republik Indonesia diulas pula tentang Tahanan yaitu seorang atau para tersangka yang ditempatkan pada tempat tertentu oleh penyidik karena diduga keras melakukan tindak pidana berdasarkan bukti yang cukup.

MEMBERIKAN TAUSIYAH TAHANAN POLRES METRO 3Dan yang dimaksud Rumah Tahanan Polri yang selanjutnya disebut Rutan Polri adalah suatu tempat khusus untuk menahan seseorang sesuai dengan tindak pidana yang dipersangkakan kepadanya dalam proses penyidikan.

Untuk mewujudkan Peraturan Kapolri Nomor : 4 Tahun 2005, Tentang Pengurusan Tahanan pada Rumah Tahanan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang juga memiliki hak-hak sesuai telah diatur dalam Pasal 14 ayat (1) UU Pemasyarakatan, diantaranya dapat melakukan ibadah sesuai dengan agama atau kepercayaannya, mendapatkan perawatan, baik perawatan rohani maupun jasmani, mendapatkan pendidikan dan pengajaran, mendapatkan pelayanan kesehatan dan makanan yang layak, mendapat kesempatan untuk menyampaikan keluhan, mendapatkan bahan bacaan dan mengikuti siaran media massa lainnya yang tidak dilarang, dan mendapatkan hak-hak lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

MEMBERIKAN TAUSIYAH TAHANAN POLRES METRO 17Jadi, dalam hal ini, saat Kepolisian melakukan wewenangnya dalam melakukan penahanan, Kepolisian harus melindungi hak-hak tahanan, dan memberikan pelayanan serta kewajiban bagi tahanan termasuk pembinaan Rohani dan mental para tahanan, agar para tahanan menyadari kesalahan-kesalahan yang telah menggirng dirinya masuk dalam rumah tahanan Polri.

Untuk mewujudkan baik Undang-undang maupun Perkap Polri Nomor 4 tahun 2015 Tentang Pengurusan Tahanan pada Rumah Tahanan Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut diatas, khususnya tahanan yang ditahan dirumah tahanan Polres Metro Bekasi maka Polres Metro Bekasi telah melakukan Kerja Sama dengan Ponpes Ibnu Abbas Cikarang Selatan untuk melakukan dan melaksanakan Pembinaan rutin kepada warga binaan atau tahanan dibwah pengawasan langsung Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Hendra Gunawan, S.I.K., M.Si. dan dibantu oleh AKP Triyono selaku Kasat Tahti Polres Metro Bekasi.

MEMBERIKAN TAUSIYAH TAHANAN POLRES METRO 5Bertempat di rumah tahanan Mako Polres Metro Bekasi Kamis/03/9/2020 pukul 13.30 sampai dengan 15.00 WIB telah berlangsung pelaksanaan Binrohtal yang rutin digelar seminggu sekali setiap hari Kamis.

Dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Hendra Gunawan, S.I.K., M.Si. yang didampingi oleh AKP Triyono selaku Kasat Tahti dan Ipda Suwari serta Ustazd. Bibit Widodo Abu Miqdad, M.Pdi, hafizdohulloh dari Pondok Pesantren Ibnu Abbas Cikarang Selatan.

Dan untuk mewujudkan amanah Kepala Kepolisian Nomor 4 tahun 2015 serta Undang-undang sebagaimana yang telah diulas sekilas diatas, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Hendra Gunawan, S.I.K., M.Si. sebelum memberikan tausiah bersama Ustazd. Bibit Widodo Abu Miqdad, Mpdi, hafizdohulloh dari Pondok Pesantren Ibnu Abbas Cikarang Selatan, terlebih dahulu Kapolres memberikan Al-qur’an dan buku panduan sholat sebanyak 40 buah dan juga pemberian mukena sebanyak 5 buah untuk para tahanan wanita, sebagai pelengkap pembirian peci pada Kamis/27/8/2020 pukul 09.30 WIB, adapun isi tausiah Kombes Pol. Hendra Gunawan, S.I.K., M.Si. diantaranya

MEMBERIKAN TAUSIYAH TAHANAN POLRES METRO 7“Setan memiliki dua pintu masuk untuk menggoda dan menyesatkan manusia, jika seseorang banyak melanggar dan berbuat maksiat, setan akan menghiasi maksiat dan nafsu syahwat untuk orang tersebut agar tetap jauh dari ketaatan.

Sebaliknya jika seorang hamba taat dan rajin ibadah, setan akan membuatnya berlebihan dalam ketaatan, sehingga merusak agamanya dari sisi ini.

Para Ulama menyebut godaan jenis pertama sebagai syahwat, dan yang kedua sebagai syubhat. Meski berbeda, keduanya saling berkaitan. Syahwat biasanya dilandasi oleh syubhat, dan syubhat bisa tersemai dengan subur di ladang syahwat.

Masing-masing dari dua penyakit ini membutuhkan cara penanganan khusus. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan: “Godaan syubhat (dapat) ditangkis dengan keyakinan ilmu, dan godaan syahwat ditangkis dengan kesabaran.

MEMBERIKAN TAUSIYAH TAHANAN POLRES METRO 10Untuk menekan penyakit syahwat seperti zina, mabuk, pencurian, dan perampokan, agama Islam mensyariatkan hudûd, berupa hukuman-hukuman fisik diantaranya seperti pada saat ini yang saudara alami dirumah tahanan Polres Metro Bekasi.

Maka dari itu manfaatkan waktu untuk mendalami dan membaca isi kandungan Al-Qur’an serta bimbingan atau panduan sholat dan mukena yang saat ini ada di tangan sudara kelak kami menaruh harapan besar agar saudara sekalian nantinya bisa meningkatkan keimanan kepada Tuhan yang maha esa dan meningkatkan kualitas hidup semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat lain saat ketika saudara sudah selesai menjalani hukumannya nanti”. harap dan pungkas Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Hendra Gunawan, S.I.K., M.Si.

Dan tausiah selanjutnya dilanjutkan oleh Ustazd. Bibit Widodo Abu Miqdad, M.Pdi yang menjelaskan pentingnya berdoa serta tahu dan faham cara berdoa sesuai bimbingan Nabi kita Muhammad Shalallahu ‘Alayhi Wassalam, serta sekilas agar para tahanan memanfaatkan waktu untuk mentadaburi isi kandungan Al-Qur’an, sekilas dari Ustazd. Bibit Widodo Abu Miqdad, M.Pdi.

MEMBERIKAN TAUSIYAH TAHANAN POLRES METRO 11“Alhamdulillah atas taufiq Allah Azza Wa jalla kita di berikan kesempatan untuk bisa menyampaikan tausiah kepada tahanan di Polres Metro Bekasi banyak hal yang bisa kita ambil hikmahnya dari kegiatan ini duiantaranya :

1. Mari kita selalu bersyukur kepada Sang Kholiq yang selalu memberikan hidayah kebaikan kepada kita semuanya sehingga sampai saat ini kita selalu dijaga-Nya dari keburukan.

2. Sungguh betapa besarnya nikmat kebebasan…di dalam sel ini para tahanan segala sesuatunya serba terbatas…oleh karena itu dengan banyaknya kekurangan yg kita miliki baik rejeki yg kita rasa kurang dan segala sesuatunya yang jarang kita syukuri…namun Allah masih memberikan kenikmatan berupa sebuah kebebasan…akankah kita akan mendustakan banyknya kenikmatan yang telah Allah karuniakan pada kita???fabi ayyi ‘aalaa irobbiku maa tukadzziban..

3. Marilah kita selalu berdoa supaya selalu di jaga oleh Allah dari perbuatan-perbuatan yang buruk.

4. Janganlah meremehkan dan merendahkan mereka yang saat ini jadi tahanan karena bisa jadi mereka bertaubat dengn taubatan nasuha sehingga derajat mereka diangkat oleh Allah dengan derajat yg tinggi, disela-sela tausiah sempat tersendat suara karena terenyuh melihat banyak para tahanan yang meneteskan air mata kita doakan semoga mereka bertaubat dengan taubatan nasuha sehingga setelah melewati masa2 hukuman mereka bisa menjadi insan yg lebih baik lagi.

In syaa Alloh program ini akan terus berkelanjutan, semoga diberi keikhlasan serta kemudahan, mereka semua butuh bimbingan, pendampingan serta arahan

Orang salah bukan untuk di salah-salahkan namun untuk di luruskan tentunya dengan bahasa dan cara yang penuh hikmah

Semoga Allah menjaga kita semuanya”.ungkap dan harapan ustazd Abu Migdat Hagizdohulloh.

Masih menurut ustadz Ustazd. Bibit Widodo Abu Miqdad, M.Pdi “Dalam kondisi apapun seorang yang beriman haruslah ia selalu berdoa kepada Allah Azza Wajalla. Baik dalam kondisi susah maupun dalam kondisi senang, karena doa adalah salah satu bentuk peribadatan kepada Allah Azza Wajalla sebagaimana sabda Rasulullah telah bersabda:

انّ الدّعاء هو العبادة (رواه ابن ما جه)

“Sesungguhnya doa itu adalah ibadah” (HR. Ibnu Majah)

Oleh karena itu sebagai orang yang beriman marilah kita memperbanyak doa kepada Allah Azza Wajalla baik berupa doa permintaan pertolongan maupun minta perlindungan dari hal-hal yang buruk.

Adapun waktu mustajab dalam berdoa diantaranya:

1. Ketika di akhir malam (sepertiga malam)
2. Ketika berbuka puasa
3. Diantara adzan dan iqomah
4. Ketika sedang sujud dalam sholat
5. Ketika turun hujan

Itulah diantara waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa. Dan salah satu doa yang sangat dianjurkan adalah doa minta di teguhkan keimanan dalam Islam.

Yaitu dengan membaca:

يا مقلّب القلوب ثبت قلبي على دينك (رواه التّرمذي)

” Wahai Dzat Yang Membolak balikan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu”(HR. Tirmidzi)

Ini adalah salah satu doa yang pokok bagi seorang muslim, yaitu doa minta ketetapan iman di atas Islam, doa keteguhan di atas keimanan kepada Allah Azza Wajalla.

Semoga dengan selalu berdoa dengan doa ini Allah Azza Wajalla menetapkan keimanan kepada Allah sampai ajal menjemput.

Pada kesempatan ini kami mencoba mentalqinkan doa ini kepada seluruh tahanan dan alhamdulillah sebagian tahanan sudah bisa menghafalkannya.

Mudah-mudahan Allah Azza Wajalla memberikan hidayah kepada kita semua dan memberikan ketetapan iman didalam dada kita.

Wallahu A’lam

“Dalam ceramah Ustad sampaikan kepada para tahanan untuk lebih memantapkan rasa Ke Imanan dan dan menambah Ilmu Agama untuk bekal Akherat”. sambung Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kompol Suwardi.

“Program ini di sampaikan dan di laksanakan langsung oleh Kapolres Bekasi Kabupaten Kombes Hendra Gunawan, S.I.K.,M.Si”. imbuh Kasat Tahti AKP Triyono.

Masih menurut AKP Triyono “Kegiatan ini baik dan bagus sekali, bertujuan untuk membina mereka para warga binaan Polres Metro Bekasi, agar mereka menyadari kesalahan-kesalahan dan tidak mengulangi kembali perbuatan tersebut dan supaya dapat kembali kepada masyarakat”. tutup Kasat Tahti AKP Triyono. (Wati Ummu Arfi)