IMG 20200725 WA0134

Kapolda Sumut : Ini Untuk Kesehatan Bukan Untuk Juara Saat Bersepeda Pagi Hari di Toba

Headline Muhasabah Sumatera Utara

IMG 20200725 WA0135mascipoldotcom, Sabtu, 25 Juli 2020 (04 Dzulhijah 1441 H)

Toba – Hari terakhir kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Toba, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin beserta pejabat utama Poldasu dan Kapolres sejajaran, melaksanakan bersepeda pagi hari, Sabtu (25/7/2020).

Sebelum memulai olahraga itu, Kapolda beserta pejabat utama melaksanakan pemanasan terlebih dulu di Halaman Mapolres Tobasa. Hal ini dilakukan guna meregangkan otot.

Kapolda mengatakan, kegiatan bersepeda ini dilakukan untuk meningkatkan imun tubuh. “Ini untuk kesehatan, bukan untuk kompetensi juara,” ucapnya kepada 57 personil yang mengikuti gowes sepeda itu.

IMG 20200725 WA0136Menurut dia, olahraga bersepeda sangat bagus buat kaum adam. Pasalnya, olahraga gowes ini dapat mencegah penyakit prostat.

“Olah raga ini sangat banyak manfaatnya khususnya bagi laki-laki. Salah satu manfaatnya mencegah penyakit prostat,” kata Irjen Pol Martuani.

Dirinya sengaja mengajak para PJU dan Kapolres bersepeda agar para personilnya ikut sehat. “Supaya seluruh anak buah sehat semua,” ucap dia.

Bukan hanya itu, ia juga mengajak masyarakat untuk bersepeda agar meningkatkan imun pada saat di tengah pandemi Covid-19 saat ini. “Dan juga menyehatkan masyarakat,” ungkapnya.

IMG 20200725 WA0129Untuk kali ini, Kapolda dan peserta lainnya mulai start menggowes dari Mapolres Tobasa. Para rombongan ini akan menempuh jarak 37 Km hingga finish di Inalum.

Kapolda menyarankan kepada para peserta yang mengikuti olah raga untuk tidak memaksakan diri. Pasalnya kali ini medan yang dilewati banyak tanjakan. (Leodepari)

————

Renungan

TUJUAN YANG DIHARAPKAN DARI OLAH RAGA

Oleh Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jaza’iri

Tujuan dari seluruh olah raga ini yang telah diketahui pada masa awal kelahiran Islam dengan nama furusiyah, yakni kepandaian menunggang kuda, adalah untuk memelihara hak, mempertahankannya dan membelanya. Tujuannya sama sekali bukan untuk mendapatkan harta dan mengumpulkannya, bukan pula untuk popularitas dan kecintaan akan ketenaran, dan juga bukan untuk kemegahan di muka bumi serta kerusakan didalamnya yang menyertainya, sebagaimana yang terjadi pada sebagian olahragawan saat ini.

Sesunguhnya tujuan dari semua jenis olah raga tersebut adalah untuk menguatkan tubuh dan meningkatkan kemampuan untuk melakukan jihad fi sabilillah (perjuangan di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala), berdasarkan hal itu, olah raga dalam Islam harus dipahami dalam pengertian ini. Jika ada orang yang memahami olah raga selain dari pengertian tersebut,maka ia telah mengeluarkan olah raga dari tujuannya yang baik kepada tujuan yang buruk, yaitu permainan yang bathil dan perjudian yang dilarang.

Dasar hukum mengenai disyariatkannya dan dianjurkannya olah raga adalah firman Allah Ta’ala.

وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi” [Al-Anfal : 60]

Dan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

المؤ من الوى خير وأحب الى الله من المؤ من الضعيف

“Seorang Mukmin yang kuat lebih dicintai oleh Allah baik daripada seorang Mukmin yang lemah” [HR Muslim]

Kekuatan dalam Islam mencakup pedang dan tombak serta argumentasi dan petunjuk

[Disalin dari kitab Minhajul Muslim, Edisi Indonesia Konsep Hidup Ideal Dalam Islam, Penulis Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jaza’iri, Penerjemah Musthofa Aini, Amir Hamzah, Penerbit Darul Haq]