IMG 20211027 WA0034

Dialog Interaktif Virtual Bersama Kasetukpa Polri dan Forkopimda Kota Sukabumi, Panglima TNI: Waspadai Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19

Headline DKI Jakarta Jawa Barat Muhasabah

mascipoldotcom – Rabu, 27 Oktober 2021 (20 Rabiul Awal 1443 H)

Sukabumi – Panglima TNI Marsekal Dr. Hadi Tjahjanto, SIP didampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si mengingatkan, masyarakat untuk terus berhati-hati dan tetap menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan ketat.

Meski saat ini penularan Covid-19 di tanah air berangsur-angsur melandai, namun harus tetap waspada dan menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Salah satunya mewaspadai ancaman ke-3 Covid-19.

“Sekali lagi saya ingatkan, untuk tetap waspada terhadap ancaman virus varian baru, mengingat lonjakan kasus di Inggris dan Amerika,” kata Hadi saat dialog interaktif virtual bersama Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, SIK., M.Hum dan Forkopimda Kota Sukabumi, di acara penyaluran bansos dan serbuan vaksinasi, Rabu (27/10/2021).

Marsekal Hadi mengingatkan selalu terapkan Protokol Kesehatan, melaksanakan 3T(Testing, Tracing, Treatment) atau Pengujian, Penelusuran, dan Perawatan. Hadi juga minta menggalakan vaksinasi Covid-19 sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

“Dalam akhir November ini, harus mencapai 50 persen dari target sasaran dan di akhir tahun 2021 harus dapat mencapai 70 persen dari target sasaran. Hal ini guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus menjelang hari libur Natal dan Tahun Baru,” ungkap Panglima Hadi Tjahjanto.

Sementara itu, Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, SIK., M.H melaporkan kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dan Panglima TNI Marsekal Dr. Hadi Tjahjanto, SIP, bahwa saat ini terkait program pendidikan yang sedang dilaksanakan di Setukpa adalah Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara menjadi Perwira Polri gelombang I tahun 2021.

Adapun jumlah siswa sebanyak 1.267 orang, dimana 818 orang berada di Setukpa dan 449 orang lainnya tersebar di Pusdik lain, yaitu Pusdik Brimob, Pusdik Min, Pusdik Sabhara, Pusdik Intelkam dan Pusdik Binmas.

“Sampai saat ini, Alhamdulillah tidak ada yang terpapar Covid-19. Adapun kondisi level pembatasan kegiatan masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19 di wilayah Kota Sukabumi saat ini ada di PPKM level 2,” ungkap Brigjen Mardiaz.

Mardiaz juga menjelaskan bahwa vaksinasi di Kota Sukabumi untuk dosis 1 sudah mencapai 84,57 persen, dan dosis 2 mencapai 43,33 persen. Dari angka tersebut, Kota Sukabumi telah mencapai target vaksinasi urutan 5 besar di jajaran Provinsi Jawa Barat.

Kepada Panglima TNI dan Kapolri, Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz juga melaporkan bahwa selama tahun 2021 Setukpa Lemdiklat Polri telah melaksanakan kegiatan bakti sosial kepada masyarakat Kota Sukabumi sebanyak 13 kali, berupa pembagian sembako, operasi bibir sumbing dan pengobatan masal gratis.(Ezl)

—————

Renungan

KARYA-KARYA LITERATUR ISLAM TENTANG WABAH-PANDEMIK SEPANJANG SEJARAH

Oleh Dr Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar MA

Hari ini (tahun 2020), Indonesia dan hampir seluruh Negara-negara di dunia mengalami wabah pandemik bernama Covid-19. Patut dicatat, fenomena wabah sejatinya telah terjadi berulangkali sepanjang sejarah umat manusia. Berbagai catatan sejarah melalui literasi tulis yang ada memberi informasi tentang hal itu.

Dalam sejarah, para dokter mendeskripsikan wabah- wabah yang terjadi dalam tinjauan medis, lalu dicarikan solusi dan penanganannya secara medis pula. Hal ini menginisiasi munculnya teknik-teknik pengobatan dan obat-obatan yang relevan untuk penyakit (wabah) tersebut. Sementara itu para fukaha dan ahli agama juga ikut memberi kontribusi dari sisi hukum dan hikmah wabah itu.

Para fukaha juga berperan menangkis pemahaman- pemahaman yang berkembang bahwa wabah tersebut merupakan konspirasi makhluk halus sehingga memerlukan terapi supranatural.

Selain itu, para ahli agama (fukaha atau ulama) juga berperan mengedukasi masyarakat setiap kali terjadi wabah untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak taubat, istigfar, sabar, dan rida, serta menerima dan menyadari sepenuhnya semua adalah ketentuan Allah.

Khusus fenomena Tha’un (penyakit menular global), sejatinya telah terjadi berulang kali sepanjang sejarah, hal ini sebagaimana telah tercatat dalam buku-buku sejarah yang menginformasikan tentang kapan dan dimana saja wabah Tha’un itu pernah terjadi, berapa jumlah orang yang meninggal dunia disebabkan wabah itu, bagaimana respons masyarakat ketika itu, dan lain-lain.

Bahkan, beberapa literatur tentang wabah adakalanya ditulis karena memang telah terjadi dan menimpa dirinya atau kerabatnya. Misalnya, Ibn Hajar (w. 852 H/1448 M) yang kehilangan 3 putrinya dalam sebuah tragedi pandemi. Lalu Ibn al-Wardy (w. 749 H/1348 M) yang wafat dalam sebuah wabah yang terjadi di Aleppo dan kawasan lainnya (sejak tahun 742 H sampai tahun 749 H/1348 M). Lalu Taj ad-Din as-Subky (w. 771 H/1369 M) yang wafat dalam salah satu peristiwa pandemi, dan lain-lain.

Berikut ini dikemukakan tahun-tahun peristiwa
terjadinya wabah (sejak abad ke-1 H/7 M sampai abad ke-14 H/20 M) yang dikutip dari berbagai sumber. Juga, dikemukakan karya-karya tulis tentang wabah-pandemik sebagai ditulis oleh para dokter dan ulama.

Abad 1 H/7 M

Tha’un Syairawiyah di Mada’in (Persia) pada tahun ke- 6 H/627 M yaitu di zaman Nabi Shalallahu ‘alayhi wassalam
Tha’un ‘Amwas (nama desa antara Quds dengan Ramlah) tahun 17 H/638 M atau tahun 18 H/639 M yaitu di Syam, yang merenggut 25 ribu orang (ada yang mengatakan 30 ribu orang), dimana pada pandemi ini juga banyak menewaskan sejumlah sahabat seperti Abu Ubaidah, Mu’adz bin Jabal, Abu Malik al-‘Asy’ary, Yazid bin Abi Sufyan, al-Harits bin Hisyam, Suhail bin Amr, dan lain-lain.
Tha’un di Kufah tahun 49 H/669 M.
Di Hasanah tahun 53 H/673 M, yang menewaskan Ziyad bin Abihi.
Di Mesir tahun 66 H/686 M.

Di Basrah tahun 69 H/689 M (ada pendapat yang menyatakan tahun 67 H/687 M, 69 H/689 M, 70 H/690 M, dan 72 H/692 M). Dinamakan juga dengan Tha’un ‘al-Jarif’ yang merenggut puluhan ribu nyawa.
Di Mesir tahun 85 H/704 M.

Di Basrah yaitu Tha’un ‘al-fityat’ dan ‘al-‘adzry’ tahun 87 H/706 M (ada pendapat yang menyatakan tahun 82 H/701 M, 84 H/703 M, 85 H/704 M, 86 H/705 M, 87 H/706 M), dinamakan demikian oleh karena sangat banyak orang yang meninggal dunia.

Tahun 86 H/705 M (yaitu tahun wafatnya Abdul Aziz bin Marwan).
Lalu Tha’un ‘al-asyraf’, dinamakan demikian karena banyaknya orang-orang mulia yang wafat, yaitu tahun 100 H/718 M.
Tha’un ‘Ady bin Arthah tahun 100 H/718 M.
Abad ke-2 H/8 M

Tahun 107 H/725 M di Syam.
Tahun 115 H/733 H di Syam.
Tahun 127 H/745 M (dinamakan Tha’un Ghurab).
Tahun 131 H/749 M (dinamakan Tha’un Sullam bin Qutaibah).
Tahun 134 H/751 M (dinamakan Tha’un Rayy).
Tahun 146 H/763 M di Bagdad.
Abad ke-3 H/9 M

Tahun 221 H/836 M di Basrah.
Tahun 249 H/863 M di Irak.
Karya-karya di abad ini:

“Fi al-Abkhirah al-Mashlahah li al-Jaww Min al- Waba’” : Al-Kindy (w. 260 H/874 M). Naskahnya sudah tidak ditemukan lagi (hilang), namun sejumlah substansinya telah dikutip oleh At-Tamimy.
Risalah fi Idhah al-‘Illah fi as-Sama’im al-Qatilah as- Sama’iyyah wa Huwa Qaul al-Muthlaq fi al-Waba’ : Al-Kindy (w. 260 H/874 M). Naskahnya juga telah hilang.

Risalah fi al-Adawiyah al-Musyfiyah Min ar-Rawa:ih al-Mu’dzyiyah : Al-Kindy (w. 260 H/874 M), naskahnya juga sudah hilang.
Kitab ath-Thawa’in : Ibn Aby ad-Dunya (w. 281 H/894 M).
Kitab fi al-I’da’ : Qustha bin Luqa (w. sekitar tahun 300 H/912 M).
Abad ke-4 H/10 M

Tahun 301 H/913 M.
Tahun 324 H/936 M di Isfahan.
Tahun 346 H/957 M.
Karya-Karya di abad ini:

As-Sabab fi Qatl Rih as-Sumum Aktsar al-Hayawan : Ar-Razy (w. 313 H/925 M)

Ar-Risalah al-Waba’iyah : Ar-Razy (w. 313 H/925 M)
Na’t al-Asbab al-Maulidah li al-Waba’ fi Mishr wa Thariq al-Hailah fi Dzalika wa ‘Ilaj Ma Yatkhawwafu Minhu : Ibn al-Jazzar (w. 369 H/979 M), naskahnya sudah hilang, namun beberapa substansi pembahasannya telah dikutip oleh At-Tamimy dan Ali bin Ridhwan.
Maddah al-Baqa’ fi Ishlah Fasad al-Hawa’ wa at- Taharruz Min Dharar al-Auba’ : Muhammad bin Ahmad at-Tamimy al-Maqdisy (ditulis tahun 370 H/980 M). Naskah ini sudah ditahkik oleh Yahya asy- Syi’ar (Ma’had al-Makhthuthat al-‘Arabiyyah, 1999 M).

Khuthbah fi Dzikr al-Maut wa al-Waba’ : Al-Khathib bin Nabatah (w. 374 H/984 M). Salah satu naskahnya ada di “Khizanah Jami’ al-Qairawan”.
Abad ke-5 H/11 M

Tahun 406 H/1015 M di Basrah.
Tahun 423 H/1032 M di India dan Asia.
Tahun 425 H/1034 M di Syiraz, Wasith, Ahwaz, Basrah, dan Bagdad.
Tahun 433 H/1041 M di Mousil, Aljazera, dan Bagdad.
Tahun 449 H/1057 M di Bukhara, Azerbaijan, Ahwaz, Wasith, Basrah, dan Samarkand.
Tahun 452 H/1060 M di Hijaz dan Yaman.
Tahun 455 H/1063 M di Mesir.
Tahun 469 H/1076 M di Damaskus.
Tahun 478 H/1085 M, bermula di Irak lalu menyebar ke seluruh dunia.
Karya-karya di abad ini:

Risalah fi Tahqiq Amr al-Waba’wa al-Ihtiraz Minhu wa Ishlahuhu Idza Waqa’a : Abu Sahl al-Masihy (w. 401 H/1010 M), telah ditahkik oleh Luth Allah Qary

denagan judul “Risalatan fi al-Jughrafiya ath- Thibbiyyah wa Ta’tsir al-Bi’ah Ma’a Dirasah ‘an Turatsina al-‘Ilmy Haula al-Maudhu’ (Jami’ah al- Kuwait dan al-Jam’iyyah al-Jughrafiyyah al- Kuwaitiyah, 1426 H/2005 M).

Daf’ al-Midhmar al-Kulliyyah ‘an al-Abdan al- Insaniyyah : Ibn Sina (w. 428 H/1037 M), telah ditahkik oleh Zuhair al-Baba (Ma’had at-Turats al- ‘Ilmy al-‘Araby Aleppo, 1984 M).

Daf’ Midhmar al-Abdan bi Ardh Mishr : Ali bin Ridhwan (w. 460 H/1068 M), telah diterbitkan di Amerika Serikat dan dicetak di Bagdad tahun 1988 M, lalu di Kuwait tahun 1994 M.
Baca Juga  Faedah Bencana
Abad ke-6 H/12 M

Tahun 575 H/1179 M di Bagdad.
Tahun 597 H/1200 M di Mesir.
Karya di abad ini:

Al-Ifadah wa al-I’tibar fi al-Umur al-Musyahadah wa al-Hawadits al-Mu’ayanah bi Ardh Mishr : ‘Abd al- Lathif al-Baghdady (w. 629 H/1231 M), telah dicetak di London dan Damaskus. Buku ini ditulis karena Tha’un yang terjadi di Mesir.

Abad ke-7 H/13 M

Tahun 633 H1235 M.
Karya-karya di abad ini:

Idza Nazala al-Waba’ bi Ardh Qawm : Muhammad bin Yusuf al-Mazdaghy al-Fasy (w. 655 H/1257 M). Naskah ini saat ini telah hilang. :
Jami’ al-Ghardh fi Hifzh ash-Shihhah wa Daf’ al- Maradh : Ibn al-Quf (w. 685 H/1286 M), ditahkik oleh Samy Hamaranah (al-Jami’ah al-Urduniyah, Aman, 1989 M).
Abad ke-8 H/14 M

Tahun 720 H/1320 M di Mesir.
Tahun 749 H/1348 M di Makkah.
Tahun 764 H/1362 M di Cairo dan Damaskus.
Tahun 769 H/1367 M.
Tahun 771 H/1369 M di Damaskus.
Tahun 781 H/1379 M dan 783 H/1381 M di Mesir.
Tahun 791 H/1389 M.
Karya-karya di abad ini:

An-Naba’ ‘an al-Waba’ : Zain ad-Din bin al-Wardy (w. 749 H/1348 M).
Kitab ath-Tha’un : Abu Ja’far Ahmad bin Ibrahim bin Ahmad bin Shafwan al-Malaqy (w. 763 H/1361 M), salinan naskahnya sudah hilang.

Ishlah an-Niyyah fi al-Mas’alah ath-Tha’uniyyah : Abu ‘Abd Allah Muhammad bin Muhmmad bin Ja’far bin Musytamil al-Aslamy al-Bilyany (w. 764 H/1362 M).

Tahshil Ghardh al-Qashid fi Tafshil al-Maradh al- Wafid : Abu Ja’far Ahmad bin Aby al-Hasan Ali bin Muhammad bin Ali bin Khatimah al-Anshary (w. 770 H/1368 M), ditahkik oleh Muhammad Hasan dalam “Tsalatsu Rasa’il Andalusiyyah fi ath-Tha’un al-Jarif”, diterbitkan oleh “al-Majma’ at-Tunisy li al- ‘Ulum wa al-Adab wa al-Funun”, 2013 M.
Maqamah al-Khalil bin Aibak ash-Shafady (w. 764 H/1362 M), ditulis tatkala terjadi wabah Tha’un pada tahun 749 H/1348 M. Ini sebagaimana disebutkan Ibn Hajar dalam “Badzl al-Ma’un”.
Juz’ fi ath-Tha’un : Taj ad-Din as-Subky (w. 771 H/1369 M), naskahnya saat ini telah hilang.

Hall al-Huba li Irtifa’ al-Waba : Waly ad-Din al- Malawy (w. 774 H/1372 M), telah ditahkik oleh Shalih al-Azhary.

Muqni’ah as-Sa’il ‘an al-Maradh al-Ha’il : Lisan ad- Din al-Khathib (w. 776 H1374 M). Ditulis saat terjadi wabah Tha’un di Andalusia tahun 749 H/1348 M. Naskah ini telah ditahkik oleh Hayyah Qarah.
Syarh Risalah Muqni’ah as-Sa’il ‘an al-Maradh al- Ha’il : Abdullah bin Muhammad al-Khathib al- Salmany al-Gharnathy (sekitar tahun 769 H/1367 M).

Dzikr al-Waba’ wa ath-Tha’un : Abu Muzhaffar as- Sarramary Yusuf bin Muhammad al-‘Abbady ad- Dimasyqy al-Hanbaly (w. 776 H/1374 M). Salah satu naskahnya ada di Chester Beatty dan telah ditahkik oleh Syaukat Rifqy Syaukat (ad-Dar al-Atsariyah, Aman, 1425 H/2003 M)
Tahqiq an-Naba ‘an Amr al-Waba : Muhammad bin Ali al-Lakhmy asy-Syaqury (hidup tahun 776 H/1374 M). Naskah ini sudah hilang.
Taqyid an-Nashihah : Muhammad bin Ali bin Abdillah al-Lakhmy asy-Syaqury (hidup tahun 776 H/1374 M), telah ditahkik oleh Muhammad Hasan dalam “Tsalatsu Rasa’il Andalusiyyah fi ath-Tha’un al-Jarif”.
Risalah fi Ijtinab Waba’ ath-Tha’un : Muhammad bin Ali bin Abdillah al-Lakhmy asy-Syaqury (hidup tahun 776 H/1374 M).

Daf’ an-Niqmah fi ash-Shalah ‘ala Nabiyy ar-Rahmah: Ahmad bin Yahya at-Tilmisany (w. 776 H/1374 M).

Ath-Thibb al-Masnun fi Daf’ ath-Tha’un : Ahmad bin Yahya at-Tilmisany (w. 776 H/1374 M).

Kitab ath-Tha’un wa Ahkamuhu : Syams ad-Din al- Munjiby al-Hanbaly (w. 785 H/1383 M). Ditulis tatkala terjadi wabah Tha’un tahun 764 H. Telah ditahkik oleh Ahmad bin Muhammad Al Tsany (Dar Ibn Hazm).
Juz’ fi ath-Tha’un : Badr ad-Din az-Zarkasyi asy- Syafi’iy (w. 794 H/1391 M). Saat ini salinan naskahnya sudah hilang.
Abad ke-9 H/15 M

Tahun 809 H/1406 M di Mesir
Tahun 813 H/1410 M
Tahun 819 H/1416 M
Tahun 821 H/1418 M
Tahun 822 H/1419 M
Tahun 827 H/1423 M di Quds.
Tahun 833 H/1429 M di Mesir. 8. Tahun 841 H/1437 M
Tahun 849 H/1445 M
Tahun 853 H/1449 M
Tahun 859 H/1454 M
Tahun 864 H/1459 M
Tahun 873 H/1468 M
Tahun 886 H/1481 M di Andalusia.
Tahun 897 H/1491 M di Quds.
Karya-karya di abad ini:

Al-Maqalah al-Hukmiyah fi al-Amradh al- Waba’iyah : Ali bin Abdillah at-Tadily (w. 816 H/1413 M).

Maqamah fi Amr al-Waba’ : Umar bin Ali al-Malaqy (hidup tahun 844 H/1440 M).

Badzl al-Ma’un fi Fadhl ath-Tha’un : al-Hafizh Ibn Hajar al-Asqallany (w. 852 H/1448 M).

Du’a’ li Daf’ ath-Tha’un : al-Hafizh Ibn Hajar al- Asqallany (w. 852 H/1448 M).

Tasliyah al-Wajim fi ath-Tha’un al-Hajim : Zain ad- Din ash-Shalihy al-Qadiry (w. 856 H/1452 M).

Al-Ad’iyah al-Muntakhabah fi al-Adawiyah al- Mujarrabah : al-Busthamy ‘Abd ar-Rahman al- Anthaky (w. 858 H/1454 M).

Washf ad-Dawa’ fi Kasyf Afat al-Waba’ : ‘Abd ar- Rahman al-Anthaky al-Hanafy (w. 858 H/1454 M). Naskahnya sudah hilang.

Izhhar an-Naba fi Su’al Daf’ al-Waba : ‘Ilm ad-Din Shalih al-Bulqainy (w. 868 H/1463 M).

Mukhtashar Badzl al-Ma’un : Yahya bin Makhluf al- Haddady al-Mishry (w. 871 H/1466 M).

Washiyyah an-Nashih al-Awadd fi at-Tahaffuzh Min al-Maradh al-Wafid Idza Wafada : Muhammad bin Aby Bakr al-Qisy (w. 888 H atau 889 H/1484 M).

Ath-Thibb fi Tadbir al-Musafirin wa Maradh ath- Tha’un : ‘Abd al-Qahir bin Muhammad at-Tunisy (w. 899 H/1493 M).

Al-Ajwibah at-Tunisiyyah ‘ala al-As’ilah al- Gharnathiyah : Muhammad bin al-Qasim at-Tunisy (w. 894 H/1488 M).
Abad ke-10

Tahun 969 H/1561 M di Bait al-Maqdis dan sekitarnya.
Tahun 980 H1572 M sampai 982 H/1574 M
Tahun 987 H/1579 M
Tahun 995 H/1586 M
Baca Juga  Wabah Dalam Sejarah Islam
Karya-karya di abad ini:

Fatawa fi ath-Tha’un : Muhammad bin Muhammad al-Mary al-Maqdisy (w. 906 H/1500 M).

Kitab ath-Thawa’in : Ibn al-Mubarrid al-Hanbaly (w. 909 H/1503 M).
Funun al-Manun fi al-Waba’ wa ath-Tha’un : Ibn al- Mubarrid al-Hanbaly (w. 909 H/1503 M).

Ma Rawahu al-Wa’un fi Akhbar ath-Tha’un : al- Hafizh Jalal ad-Din as-Suyuthy (w. 911 H/1505 M).

Al-Maqamah ad-Durriyyah fi ath-Tha’un : al-Hafizh Jalal ad-Din as-Suyuthy (w. 911 H/1505 M).

Radd as-Suyuthy ‘ala Su’al ‘an Sabab al-Waba’ : al- Hafizh Jalal ad-Din as-Suyuthy (w. 911 H/1505 M).

Risalah al-Waba’ wa Jawaz al-Firar Minhu : Shalah ad-Din Mushtafa al-Hanafy (w. 911 H/1505 M).

Mijinnah ath-Tha’un wa al-Waba’ : Ilyas al-Yahudy bin Ibrahim al-Asiyany (ditulis tahun 915 H/1509 M).

Tuhfah ar-Raghibin fi Bayan Amr ath-Thawaghin : Zakariya bin Muhammad al-Anshary (w. 926 H/1519 M).

Al-Iba’ fi Mawaqi’ al-Waba’ : Idris bin Hisam ad-Din al-Badlisy (w. 930 H/1523 M).

Hushn al-Waba’ : Idris bin Hisam ad-Din al-Badlisy (w. 930 H/1523 M).
Risalah ath-Tha’un : Idris bin Hisam ad-Din al- Badlisy (w. 930 H/1523 M).

Rahah al-Arwah fi Daf’ ‘Ahah al-Asybah : Ibn Kamal Basya (w. 940 H/1533 M).

Risalah fi al-Manafi’ wa al-Khawash li Daf’ ath- Tha’un wa al-Waba’ : Ibn Kamal Basya (w. 940 H/1533 M).

Risalah fi Bayan Du’a’ ath-Tha’un : Ibn Kamal Basya (w. 940 H/1533 M).
Du’a’ Yuqra’u wa Yuktabu fi Zaman ath-Tha’un : Ahmad bin Ahmad as-Sanhujy (w. 943 H/1536 M).

Manzhumah fi ath-Tha’un wa al-Waba’ : Abu al- Hasan al-Bakry ash-Shadiqy (w. 952 H/1545 M).

Su’al fi ath-Tha’un wa Jawabuhu : Abu al-Hasan al- Bakry ash-Shadiqy (w. 952 H/1545 M).

Tuhfah an-Nujaba’ bi Ahkam ath-Tha’un wa al- Waba’ : Syams ad-Din bin Thulun ash-Shalihy (w. 953 H/1546 M).

‘Umdah ar-Rawin fi Bayamn Ahkam ath-Thawa’in : Syams ad-Din Muhammad bin Muhammad ar- Ra’ainy (w. 954 H/1547 M).
Al-Bisyarah al-Haniyyah bi Anna ath-Tha’un La Yadkhul Makkah wa al-Madinah : Syams ad-Din Muhammad bin Muhammad ar-Ra’ainy (w. 954 H/1547 M).

Al-Qaul al-Mubin fi Anna ath-Tha’un La Yadkhul al-Balad al-Amin : Syams ad-Din Muhammad bin Muhammad ar-Ra’ainy (w. 954 H/1547 M).

Tasliyah al-Mahzun Mimma Waqa’a fi Sanah Tis’u wa Tsamanin Min ath-Tha’un : Ali bin Ahmad al- Anshary al-Qarafy (w. 964 H/1556 M).
Risalah asy-Syifa’ fi Adwa’ al-Waba’ : Thasybakry Zadah ‘Isham ad-Din Ahmad bin Khalil ar-Rumy (w. 968 H/1560 M).

Risalah fi ath-Tha’n wa ath-Tha’un : Ibn Nujaim Zain ad-Din al-Mishry (w. 970 H/1562 M).

Mas’alah ath-Tha’un : Ibn Hajar al-Haitamy (w. 973 H/1565 M).
Ma Yajib an Yu’iha al-Wa’un fi Masa’il Tark ath- Thuhur wa Dzikr ath-Tha’un : al-Imam Syarf ad- Din al-Mutawakkil Yahya az-Zaidy (w. 977 H/1569 M).
Abad ke-11 H/17 M

Tahun 1028 H/1618 M di Quds dan sekitarnya.
Karya-Karya di abad ini:

Bayan Ma Yaktafy bihi as-Sa’un fi Fahm Amr ath- Tha’un : Muhammad bin Muhammad al-‘Uqaily (w. 1001 H/1592 M).

Ma Yaf’aluhu al-Athibba’ wa ad-Da’un li Daf’ Syarr ath-Tha’un : Mar’iy al-Karmy al-Maqdisy (w. 1033 H/1623 M).

Tahqiq azh-Zhunun bi Akhbar ath-Tha’un : Mar’iy al-Karmy al-Maqdisy (w. 1033 H/1623 M).

Khulashah Ma Tuhasshal ‘alaihi as-Sa’un fi Adawiyah Daf’ al-Waba’ wa ath-Tha’un : Muhammad bin Fath Allah al-Biluny (w. 1042 H/1632 M).
Tahqiq al-Anba’ Fima Yata’allaq bi ath-Tha’un wa al-Waba’ : Abu Hamid al-‘Araby al-Fasy (w. 1052 H/1642 M).

Khulashah Ma Rawahu al-Wa’un Min al-Akhbar al- Waridah fi ath-Tha’un : Anonim (diduga Ibn Hajar).

Hada’iq al-‘Uyun al-Bashirah fi Akhbar Ahwal ath- Tha’un wa al-Akhirah : Ibrahim bin Aby Bakr al- Hanbaly (w, 1049 H/1639 M).
Al-Qanun fi ath-Tha’un : Ahmad al-Hashuny (abad ke-11 H/17 M).
Abad ke-12 H/18 M

Tahun 1156 H/1742 M
Tahun 1174 H/1760 M
Tahun 1200 H/1785 M di Bait al-Maqdis dan sekitarnya.
Karya-Karya di Abad ini:

Maskan asy-Syajun fi Hukm al-Firar Min ath-Tha’un: Sayyid Ni’mah al-Jaza’iry (w. 1112 H/1700 M).

Minhah ath-Thalibin li Ma’rifah Asrar ath-Thawa’in: Zain ad-Din al-Minawy (w. 1131 H/1718 M).

Jawab fi Ahkam ath-Tha’un : Ahmad bin Mubarak al-Lamthy (w. 1155 H/1741 M).

Ta’lif fi Ahkam ath-Tha’un al-Waqi’ ‘Am 1156 H/1742 M : Muhammad bin al-Hasan al-Banany (w.?)

Sirr as-Sa’un fi Daf’ ath-Tha’un : Quthb ad-Din al- Bakry ash-Shadiqy (w. 1162 H/1748 M).
Abad ke-13 H

Tahun 1228 H/1812 M
Karya-Karya di abad ini:

Jihaz al-Ma’jun fi al-Khalash Min ath-Tha’un : Sa’d ad-Din Sulaiman bin ‘Abd ar-Rahim (w. 1202 H/1787 M).

Ar-Risalah ath-Tha’uniyah : Muhammad Mahdy Bahr al-‘Ulum (w. 1212 H/1797 M).

Ajwibah fi Ahkam ath-Tha’un : Muhammad bin Ahmad ar-Rahuny (w. 1230 H/1814 M).

Husn an-Naba fi Jawaz at-Tahaffuzh Min al-Waba : Sayyid Muhammad bin Muhammad al-Awwal at- Tunisy (w. 1246 H/1847 M).
Dirasah fi Ahwal al-Waba’ al-Mubidah : dinisbahkan kepada Al-Khury Isa Bitru (w. 1250 H/1834 M).

Ittihaf al-Munshifin wa al-Udaba’ bi Mabahits al- Ihtiraz ‘an al-Waba’ : Al-Khawajah Hamdan bin ‘Utsman al-Jaza’iry (w. 1255 H/1838 M).Tarjamah Ittihaf al-Munshifin wa al-Udaba’ bi Mabahits al-Ihtiraz ‘an al-Waba’ : Al-Khawajah Hamdan bin ‘Utsman al-Jaza’iry (w. 1255 H/1838 M).

Fatwa fi Waba’ ath-Tha’un : dinisbahkan kepada Muhammad Birim ar-Rabi’ (w. 1278 H/1861 M).
Abad ke-14 H

Sejauh penelusuran penulis, di abad ini tidak ada tragedi wabah.

Karya-Karya di abad ini:

Kitab ash-Shfwah ath-Thibbiyyah wa as-Siyasiyyah ash-Shihhiyyah fi al-Amradh al-Mu’diyah wa al- Waba’iyah wa al-Fawa’id al-‘Ilajiyah adh- Dharuriyyah li Hifzh ash-Shihhah al-Basyariyah wa al-Hayawaniyah : Muhammad Shfawat (w. 1308 H/1890 M).

Aqwal al-Mutha’in fi ath-Tha’n wa ath-Thawa’in : Muhammad al-‘Araby bin ‘Abd al-Qadir al-Gharisy (w. 1313 H/1895 M).

Jawab al-Wazir fi Hurmah Imtina’ al-Haj ‘an Dukhul Makkah ‘Inda al-Waba’ al-Kabir : ‘Abd al-Hamid bin Umar Nu’aimy ar-Rumy (w. 1320 H/1902 M).

Dr Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar MA, Doktor di bidang Filologi-Astronomi lulusan “Institute of Arab Research and Studies” Cairo, Mesir. Aktivitasnya saat ini adalah dosen tetap Fakultas Agama Islam UMSU, dan saat ini diamanahi menjadi Kepala Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU). Disalin dari tajdid