Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 28

Baksos DPD Komascipol Lampung Selatan Dan R. A. Terpadu Qurrata ‘Ayun Bersama Forkopimca Natar Peduli Korban Terdampak Covid – 19 Tahap VIII

Aksi Nyata Headline Muhasabah Video Streaming

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 21mascipoldotcom – Jum’at, 22 Mei 2020 (29 Ramadhan 1441 H)

Lampung Selatan – Raudhatul Athfal atau taman kanak-kanak Terpadu Qurrata ‘Ayun, dibawah pimpinan Hj. Yosi Kesuma Dewi,S.P.,S.Pd. bekerjasama dengan Komascipol-Kombat TNI Polri & Abdi Negara DPD Lampung Selatan yang dibina langsung oleh Bapak Zulkarnain, dimana Bapak Tulus Abu Giska Hanifa sebagai ketuanya dan dibantu oleh bapak Prasetyo selaku Sekretaris DPD Lampung Selatan, telah melakukan Bakti sosial pembagian sembako dan infaq yang didukung penuh oleh Forkopimca Natar Lampung Selatan, kepada warga kecamatan Natar yang terdampak adanya bencana wabah Covid-19.

“Lokasi baksos untuk gelombang ke VIII ini kami lakukan dengan cara mengundang 86 warga yang sangat membutuhkan akibat terdampak wabah covid-19, sebelumnya telah kami data dan kami beri kupon ke komplek Madrasah RA Terpadu Qurrata ‘Ayun Jl. Seputih No.0440, Desa Bumisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, dengan tetap menjaga jarak aman”. ungkap bapak Prasetyo Sekretaris mewakili Ketua DPD Lampung Selatan Bapak Tulus Abu Giska Hanifa. Jum’at, 22 Mei 2020, pukul 19.00 WIB.

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 28

“Yang sebelumnya pada gelombang ke VI hari ini Kamis 30/4/2020, pukul 15.00 Wib sampai dengan pukul 17.00 WIB kami juga telah melaksanakan bakti sosial pembagian sembako dan nasi kotak serta air mineral untuk buka puasa bulan ramadhan 1441 H, dengan cara mengunjungi satu persatu rumah warga Desa Bumisari, warga desa Muara Putih, warga desa Tangkit Batu, warga desa Kogob dan warga desa Sindang sari”. sambung bapak Prasetyo.

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 26

“Saat giat bakti sosial korban Covid-19 tahap VII, yang telah kami lakukan pada hari Ahad, 10/5/2020 pukul 15.30 WIB sampai dengan pukul 17.30 WIB kami lakukan di sekretariat Jl. Mufakat Desa Bumisari Kec. Natar Lampung Selatan, yang didukung penuh oleh Komandan Koramil Natar Kapten INF. Yudhi Ardhi dan Kapolsek Natar AKP Hendy Prabowo,.SIK.”. tambah Sekretaris Komascipol-Kombat TNI Polri & Abdi Negara DPD Lampung Selatan.

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 25

Adapun paket sembako yang pengurus DPD Lampung Selatan berhasil mengumpulkan dari para donatur dan mukhsinin untuk gelombang ke VIII atau gelombang puncak di bulan ramadhan 1441 H ini serta di bagikan kembali sebanyak 86 paket sembako yang berisi dalam 1 paket beras 5 kg beras, 1 Kg tepung terigu, 1 liter minyak goreng, 1 pak Mie telor, masker dan uang tunai Rp 20.000,-.

“Bakti sosial pembagian sembako dan masker gelombang ke VIII dibulan ramadhan 1441 H, telah kami laksanakan pada hari ini Kamis 23/5/2020, pukul 09.30 Wib sampai dengan pukul 12.00 WIB”. sambung Pembina DPD Lampung selatan Bapak Zulkarnain.

“Turut serta hadir dan menyaksikan serta turut memberikan bingkisan paket sembako kepada warga yang telah kami data dan memenuhi undangan panitia pembagian paket sembako terdampak wabah Covid-19, yang diperkuat dari satuan Brimob diantaranya Aiptu Hariyadi, dari Polsek Natar AKP. H. Lukman Hakim, S. Pd. I, Bripka Raden Febrian K. S. E, Bripka Bangun Hermawan semantara dari Koramil Natar Sertu Yahid Kurniawan, perwakilan Aparatur Desa Bumisari diwakilkan kepada Bapak Andre kurniawan”. beber Pembina DPD Lampung selatan.

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 24

“Pak Camat Natar Bapak Eko Irawan S.Stp,. beliau berhalangan hadir dan menitipkan masker agar dibaglkan kepada warga”. tambah Bapak Zulkarnain.

DPD Komascipol-Kombat TNI Polri & Abdi Negara Lampung Selatan yang dipimpin oleh Bapak Tulus Abu Giska Hanifa sebagai ketua DPD Lampung Selatan yang dilaksanakan oleh bapak Prasetyo sebagai sekretaris yang didamping oleh bapak Misbachul Munir, Ustadz Abu Zaidan (Peduli Muslim), bapak Pujiono, bapak Abdul Aziz Haitsam, bapak Tutut Sulistyo, bapak Mujirin, bapak Adi, bapak Prayit, bapak M Hanif Rayhan, bapak Suprayitno, bapak Supeno, bapak Ahmad Syaiful Amri dalam pengawasan serta pembinaan langsung oleh bapak Zulkarnain sebagai pembina serta para asatizd pembina Lampung Selatan, untuk meringankan beban masyarakat setempat khususnya dibulan ramadhan 1441 H dan dimasa pandemi Covid-19.

Sebagai tuan rumah baksos di komplek Raudhatul Athfal atau taman kanak-kanak Terpadu Qurrata ‘Ayun, dibawah pimpinan Hj. Yosi Kesuma Dewi,S.P.,S.Pd. dibantu oleh ibu Ernawati S. Pd., ibu Siti Jauharana, S. Pd., ibu Fika Herlinia Ama, dan ibu Naurah Lathifah Qurrata ‘Ayun.

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 23

“Untuk menemani piket dan siaga dalam mako masing-masing panitia telah menitipkan Kopi Saset 1 Dus dan Biskuit 1 kaleng, minuman dan makanan ringan”. imbuh bapak Prasetyo.

“Harapan kami, penyaluran bantuan sembako dan masker serta infaq tahap ke VIII ini disampimng dapat membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu yang terdampak adanya bencana wabah Virus Corona atau Covid-19 serta bentuk kepedulian kita kepada warga Lampung Selatan, kami menggugah agar para donatur dan para mukhsinin berkenan bekerjasama dengan kami, agar In syaa Allah kita dapat terus membantu warga yang kurang mampu secara berkesinambungan,” ajak Bapak Zulkarnain Pembina Komascipol-Kombat TNI Polri & Abdi Negara DPD Lampung Selatan.

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 12“Sebelum pembagian sembako, masker dan infaq, terlebih dahulu diadakan penyuluhan kamtibmas dan agar warga tetap mematuhi imbauan pemerintah baik pusat maupun pemkab Lampung Selatan oleh AKP. H. Lukman Hakim, S. Pd.I,”. tutup pembina DPD Lampung Selatan.

——–
Renungan

BERCERMIN KEPADA NABI IBRAHIM DALAM MENJAMU TAMU

Saling berkunjung sesama kerabat, teman maupun sejawat merupakan kebiasaan yang tak bisa dihindari. Keinginan berkunjung dan dikunjungi selalu ada harapan. Demikianlah, suatu saat kita akan kedatangan tamu, baik diundang maupun tidak. Bahkan pada momen-momen tertentu, kedatangan tamu sangat gencar.

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 22

Islam mengajarkan bagi siapa saja yang menjadi tuan rumah, supaya menghormati tamu. Penghormatan itu tidak sebatas pada tutur kata yang halus untuk menyambutnya, akan tetapi, juga dengan perbuatan yang menyenangkan. Misalnya dengan memberikan jamuan, meski hanya sekedarnya.

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 10Sikap memuliakan tamu, bukan hanya mencerminkan kemuliaan hati tuan rumah kepada tamu-tamunya. Memuliakan tamu, juga menjadi salah satu tanda tingkat keimanan seseorang kepada Allah dan Hari Akhir. Dengan jamuan yang disuguhkan, ia berharap pahala dan balasan dari Allah pada hari Kiamat kelak. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ

“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaknya memuliakan tamunya” [HR al-Bukhâri dan Muslim]

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 20

Imam Ahmad rahimahullah dan sejumlah ulama lainnya, seperti dikutip oleh Ibnu Katsîr rahimahullah, berpendapat wajibnya memberikan dhiyaafah (jamuan) kepada orang yang singgah (tamu). Hal ini berdasarkan ayat di atas dan hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. [Lihat Tafsir Ibni Katsîr, 7/420].

Saking besarnya hak tamu, ada tarhîb bagi orang yang tidak mengindahkan tamunya. kata Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

لاَ خَيْرَ فِيْمَنْ لَا يُضِيْفُ

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 8“Tidak ada kebaikan bagi orang yang tidak menjamu tamu”. [HR Ahmad. Lihat ash-Shahîhah, no. 2434].

MENJAMU TAMU, MERUPAKAN SUNNAH NABI IBRAHIM

Memberi jamuan kepada tamu, merupakan kebiasaan sudah berkembang sejak lama, sebelum risalah Nabi Muhammad n diturunkan. Yang pertama kali melakukan perbuatan yang mulia ini, ialah Nabi Ibrâhiim Khalîlur Rahmân Alaihissalam. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan:

كان أول من ضيف الضيف ابراهيم

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 19

“Orang yang pertama kali memberi suguhan kepada tamu adalah Ibrâhîm. [Lihat ash-Shahîhah, 725].

Syaikh as-Sa’di rahimahullah menjelaskan, “Sesungguhnya memberi jamuan kepada tamu (dhiyâfah) termasuk sunnah (tradisi) Nabi Ibrâhîm yang Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan umatnya untuk mengikuti millah (ajaran) beliau. Di sini, Allah Subhanahu wa Ta’ala menceritakan kisah ini (surat adz-Dzâriyât, Pen.) sebagai pujian dan sanjungan bagi beliau”. [1]

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 6Memang, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan umatnya, dititahkan untuk mengikuti ajaran-ajaran Nabi Ibrâhîm Alaihissalam. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

ثُمَّ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ أَنِ اتَّبِعْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۖ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): “Ikutilah agama Ibrâhîm seorang yang hanif,” dan dia bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Rabb”. [an-Nahl/16:123].

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 11BAGAIMANA NABI IBRAAHIIM ALAIHISSALAM MENJAMU TAMU?
Berikut ini, pemaparan singkat yang dilakukan oleh Nabi Ibraahim Alaihissalam saat memuliakan para tamunya. Imam Ibnu Katsiir rahimahullah secara khusus mengatakan: “Ayat-ayat ini mengatur tata-cara menjamu tamu”, dan mari kita perhatikan satu-persatu.

1. Menjawab ucapan salam dari tamu dengan jawaban yang lebih sempurna.

2. Nabi Ibrâhîm Alaihissalam tidak bertanya terlebih dahulu: “Apakah kalian mau hidangan dari kami?”

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 18

3. Nabi Ibrâhîm Alaihissalam bersegera menyuguhkan makanan kepada tamu.
Dikatakan oleh Syaikh as-Sa’di bahwa sebaik-baik kebajikan ialah yang disegerakan. Karena itu, Nabi Ibrâhîm Alaihissalam cepat-cepat menyuguhkan jamuan kepada para tamunya.

4. Menyuguhkan makanan terbaik yang beliau miliki, Yakni, daging anak sapi yang gemuk dan dibakar. Pada mulanya, daging tersebut tidak diperuntukkan untuk tamu. Akan tetapi, ketika ada tamu yang datang, maka apa yang sudah ada, beliau hidangkan kepada para tamu. Meski demikian, hal ini tidak mengurangi penghormatan Nabi Ibrâhîm Alaihissallam kepada tamu-tamunya.

5. Menyediakan stok bahan di dalam rumah, sehingga beliau Alaihissallam tidak perlu membeli di pasar atau di tetangga.

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 17

6. Nabi Ibrâhîm Alahissallam mendekatkan jamuan kepada para tamu dengan meletakkan jamuan makanan di hadapan mereka. Tidak menaruhnya di tempat yang berjarak dan terpisah dari tamu, hingga harus meminta para tamunya untuk mendekati tempat tersebut, dengan memanggil, -misalnya- “kemarilah, wahai para tamu”. Cara ini untuk lebih meringankan para tamu.

7. Nabi Ibrâhîm Alaihissallam melayani tamu-tamunya sendiri. Tidak meminta bantuan orang lain, apalagi meminta tamu untuk membantunya, karena meminta bantuan kepada tamu termasuk perbuatan yang tidak etis.

8. Bertutur kata sopan dan lembut kepada tamu, terutama tatkala menyuguhkan jamuan. Dalam hal ini, Nabi Ibrâhîm Alaihissallam menawarkannya dengan lembut: “Sudikah kalian menikmati makanan kami (silahkan kamu makan)?” Beliau Alaihissalam tidak menggunakan nada perintah, seperti: “Ayo, makan”. Oleh karena itu, sebagai tuan rumah, seseorang harus memilih tutur kata simpatik lagi lembut, sesuai dengan situasinya.

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 16

Intinya, tuan rumah seharusnya memuliakan tamu, yaitu dengan memberikan perlakuan yang baik kepada tamunya. Allah menceritakan perihal mereka di rumah Nabi Ibrâhîm Alaihissalam dengan sifat mukramûn (memperoleh kemuliaan).

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ ضَيْفِ إِبْرَاهِيمَ الْمُكْرَمِينَ إِذْ دَخَلُوا عَلَيْهِ فَقَالُوا سَلَامًا ۖ قَالَ سَلَامٌ قَوْمٌ مُنْكَرُونَ فَرَاغَ إِلَىٰ أَهْلِهِ فَجَاءَ بِعِجْلٍ سَمِينٍ فَقَرَّبَهُ إِلَيْهِمْ قَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ

“Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tamu Ibrâhîm (malaikat-malaikat) yang dimuliakan? (Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan: “Salaman,” Ibrâhîm menjawab: “Salamun” (kamu) adalah orang-orang yang tidak dikenal. Maka, dia pergi dengan diam-diam menemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk (yang dibakar), lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrâhîm berkata: “Silahkan kamu makan”. [adz-Dzâriyât/51:24-27].

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 15

Demikianlah yang diajarkan oleh Nabiyyullah Ibrâhîm Alaihissalam kepada umat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau Alaihissalam pantas menjadi teladan bagi umat manusia. Allah memuji dalam firman-Nya:

إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلَّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ شَاكِرًا لِأَنْعُمِهِ ۚ اجْتَبَاهُ وَهَدَاهُ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ وَآتَيْنَاهُ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً ۖ وَإِنَّهُ فِي الْآخِرَةِ لَمِنَ الصَّالِحِينَ

“Sesungguhnya Ibrâhîm adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Rabb), (lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah, Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus. Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia. Dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar ternasuk orang-orang yang shalih”. [an-Nahl/16:120-122]

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 14

Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengikuti ajaran-ajaran Nabi Ibrâhîm

Alaihissalam :

ثُمَّ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ أَنِ اتَّبِعْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۖ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): “Ikutilah agama Ibrâhîm seorang yang hanif,” dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Rabb”. [an-Nahl/16:123].

TIDAK MEMAKSAKAN DIRI DALAM MEMBERI JAMUAN KEPADA TAMU

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 1Menjadi tuan rumah, memang seharusnya memberikan istimewa pelayanan kepada tamunya. Tetapi, jamuan yang disuguhkan kepada tamu, tidak sepantasnya dilakukan di luar batas kemampuannya. Sehingga sebagai tuan rumah tidak merasa berat atau memaksakan diri. Hingga mengusahakan ragam hidangan yang mungkin saja anggota keluarga belum pernah menikmatinya. Atau menikmatinya hanya saat momen-momen tertentu saja dan tidak sering.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang seseorang melakukan perbuatan yang dapat merepotkan diri sendiri. Melalui pemberitaan dari salah seorang sahabat, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang takalluf dalam masalah ini. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

لاَيَتَكّلَّفَنَّ أَحَدٌ لِضَيْفِهِ مَا لاَ يَقْدِرُ عَلَيْهِ

“Janganlah seseorang memaksakan diri (untuk melayani) tamunya dengan sesuatu yang tidak ia sanggupi”. [Riwayat Abu Nu’aim, al Khathiib dan ad-Dailami. Lihat juga ash-Shahîhah, no. 2440)]

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 9Pengertian takalluf sederhananya mengandung unsur pemaksaan diri dan pengusahaan di luar batas kemampuan.

Imam al-Hâkim meriwayatkan dari A’masy dari Syaqîq, ia berkata: Saya dan temanku mendatangi Salmân Radhiyallahu ‘anhu. Kemudian ia menyuguhkan roti dan garam kepada kami sembari berkata :

لَولاَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَانَا عَنِ التَّكَلُّفِ لََتَكّلْتُ لَكُمْ

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 4

“Seandainya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melarang kami untuk berbuat takalluf, niscaya saya akan mengusahakannya”.

Dikatakan oleh Syaikh al-Albâni rahimahullah, bahwasanya hadits-hadits di atas dikuatkan oleh makna umum hadits di bawah ini:

عَنْ أَنَسٍ قَالَ كُنَّا عِنْدَ عُمَرَ فَقَالَ نُهِينَا عَنْ التَّكَلُّفِ

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 2

Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Kami pernah bersama ‘Umar Radhiyallahu ‘anhu , ia berkata: “Kami dilarang dari perbuatan yang memaksakan diri”. [HR al-Bukhâri, no. 6749].[3]

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 13

AWAS KEDUSTAAN DALAM PENYAMBUTAN!

Dalam point ini, perlu kiranya disampaikan sebuah tanbîh (catatan) bagi para tuan rumah yang sedang menjamu tamu-tamunya. Terutama kaum ibu. Karena terkadang, muncul gejala kedustaan saat menjamu tamu.

Misalnya, manakala tamu menyaksikan berbagai menu dan makanan tersaji di meja, kemudian sang tamu berkomentar –misalnya- “wah repot amat nih,” maka tuan rumah meresponnya dengan berkata: “wah tak repot,” padahal, tuan rumah benar-benar mengalami kerepotan dalam mempersiapkan sajian tersebut, bahkan sampai harus pergi ke pasar membeli bahan-bahan makanan, kalang-kabut dalam mempersiapkannya, dan lain-lain.

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 3Atau ketika menyaksikan tamu bergegas mohon pamit padahal belum lama duduk, tuan rumah (ada yang) berkata: “Wah, belum dibuatkan minuman, kok sudah mau pulang?” Perkataan atau ungkapan sejenis ini, jika hanya sebatas buah bibir saja, maka perkataan tersebut sudah termasuk dalam kategori berbuat dusta.

Baksos Pembagian Sembako Infaq Masker Komascipol Kombat TNI Polri Lampung Selatan Tahap Ke VIII 12Memang betul, tidak semua tuan rumah melakukan sebagaimana perbuatan ini. Namun, lantaran berkembangnya gejala basa-basi di sebagian daerah, permasalahan ini perlu untuk diperhatikan. Wallahu a’lam. (Abu Minhal)

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 12/Tahun XI/1429H/2008M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016]
_______
Footnote
[1]. At-Taisîr, 889.
[2]. Dinukil dari Tafsîr Ibnu Katsîr (7/421), dan lihat juga Tafsîr as-Sa’di, hlm. 889-890.
[3]. Ash Shahîhah 5/570 pada pembahasan an nahyu ‘an at-takalluf lidh-dhaif (larangan berbuat memaksakan diri untuk tamu).