IMG 20220227 WA0003

Akselerasi Vaksinasi Serentak Indonesia, Polresta Deli Serdang Kembali Laksanakan Vaksinasi Massal

Headline Muhasabah Sumatera Utara

mascipoldotcom – Ahad, 27 Februari 2022 (26 Rajab 1443 H)

Deli Serdang – Polresta Deli Serdang kembali laksanakan Vaksinasi Massal Dalam rangka wujud Sinergitas TNI – Polri, Sabtu (26/02/2022).yang diselenggarakan di area Gedung Pusat Pengembangan Produk Unggulan Deli Serdang (P3UD), Jalan Medan – Lubuk Pakam, Desa Wonosari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Wakapolda Sumut, Brigjen. Pol. Dr. H. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. Turut hadir memantau pelaksanaan vaksinasi tersebut, juga didampingi PJU Polda Sumut, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji S.I.K MH, Komandan Brigif 7/Rimba Raya Kolonel Inf M Faisal Nasution SIP, Kasdim Mayor Inf. Toto Trianto, Ketua MUI Amir Panatagama S.PD.I,Kepala Dinas Kesehatan dr Ade Budi Krista. Dan Para PJU Polresta Deli Serdang.

Kegiatan pun diawali dengan pelaksanaan Video Coference (Vidcon) yang dipimpin langsung oleh Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan serentak dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.

Kapolri juga menyampaikan Hari ini kita melakukan vaksinasi covid-19 untuk vaksinasi serentak Indonesia Terima kasih kepada seluruh Forkopimda Provinsi dan Kabupaten seluruh Indonesia yang mengikuti video conference Vaksin covid-19 serentak Indonesia diharapkan mencapai 1. 000.600 orang setiap harinya agar dapat mencegah penularan covid-19 di setiap wilayah yang ada di Indonesia.

“Terimakasih kepada Para Kapolda, Pangdam, Gubernur dan Forkompimda yang sudah hadir dalam acara ini saya minta teruslah bersinergi untuk melayani masyarakat dan salam buat masyarakat diseluruh indonesia,tutup Kapolri.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, SIK, MH terkait kegiatan ini mengatakan ” Kegiatan Vaksinasi kepada masyarakat umum, Lansia, anak dan pelajar ini terus akan kita gelar, kita berupaya agar Vaksinasi dapat tersalur menyeluruh kepada seluruh warga masyarakat di Wilayah Kabupaten Deli Serdang, agar kita terhindar dari penyebaran Covid 19 yang akhir akhir ini angka penyebarannya mulai naik lagi ” ungkapnya. (Leodepari)

_____________

Renungan

RAIH KEAMANAN DENGAN IMAN DAN DO’A

Keamanan adalah dambaan dan harapan semua orang dari berbagai kalangan serta professi, dimanapun dan kapanpun. Kepada Negara, pejabat negara, guru, pelajar, para pelaku bisnis, nelayan, petani dan lain sebagainya membutuhkan keamanan dan situasi untuk merealisasikan tujuan masing-masing.

Untuk itu, pikiran dicurahkan untuk mencari ide cemerlang demi meraih keamanan. Namun sejalan dengan perbedaan latar belakang dan cara pandang, maka penilaian terhadap tolok ukur kemanan dan bagaimana meraihnya juga berbeda.

Sebagaimana insan yang kepada Allâh Azza wa Jalla, Rabb semesta alam, kita yakin bahwa keamanan itu adalah anugerah dari Allâh Azza wa Jalla.

Allâh Azza wa Jalla berfirman:

أَوَلَمْ نُمَكِّنْ لَهُمْ حَرَمًا آمِنًا يُجْبَىٰ إِلَيْهِ ثَمَرَاتُ كُلِّ شَيْءٍ رِزْقًا مِنْ لَدُنَّا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Dan apakah Kami tidak meneguhkan kedudukan mereka dalam daerah haram (tanah suci) yang aman, yang didatangkan ke tempat itu buah-buahan dari segala macam (tumbuh- tumbuhan) untuk menjadi rezki (bagimu) dari sisi Kami?. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. [Al-Qashash/28: 57]

Allâh Azza wa Jalla juga berfirman:

فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَٰذَا الْبَيْتِ﴿٣﴾الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ

“Maka hendaklah mereka beribadah kepada Rabb Pemilik rumah Ini (Ka’bah). Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.” [Quraisy/106:3-4]

Oleh karena itu, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada umatnya cara meraih keamanan. Memperbaiki kwalitas iman dan mengamalkan apa yang menjadi konsekuensinya serta selalu berdoa kepada Allâh Azza wa Jalla , memohon keamanan.

Allâh Azza wa Jalla berfirman:

Baca Juga  Amalan Yang Menghilangkan Bencana
الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. [Al-An’am/ 6: 82]

Semakin baik keimanan seseorang maka semakin besar keamanan yang dirasakannya di dunia dan di akhirat. Sebaliknya, jika keimanan menipis atau hilang, maka sejalan dengan itu, keamanannya akan berkurang atau sirna dari dirinya.

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan agar berdoa setiap hari, pagi hari dan sorenya, dengan doa yang Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam ajarkan.

اللَّهُمَّ إنِّي أسْأَلُك الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُك الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي ، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي ، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي ، وَعَن يَمِينِي وَعَن شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي ، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

Ya Allâh, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allâh, sungguh aku mohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan untuk agamaku, duniaku, keluargaku dan dan hartaku. Ya Allâh, tutuplah auratku (aib celaku), berilah keamanan dari rasa takutku.

Ya Allâh, perliharalah aku dari arah depan, belakang, kanan, kiri, dan dari arah atasku. Aku berlindung dengan keagungan-Mu, agar aku terhindar kebinasaan dari bawahku (dibenamkan  ke dalam bumi). [HR. Abu Daud, An-Nasâ’i, Ibnu Mâjah]

Bukan hanya itu, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan umatnya untuk berdoa memohon keamanan ketika melihat hilal, bulan sabit pertanda bulan baru.

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ أهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالْإِيمَانِ ، وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسْلاَمِ ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللهُ

[Allâh Maha Besar], Ya Allâh munculkanlah hilal ini kepada kami dengan rasa aman dan iman, keselamatan dan Islam. Rabb ku dan Rabb mu adalah Allâh

Itulah Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, utusan Allâh, doanya mustajab, namun Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap berdoa setiap hari memohon keamanan. Masih adakah alasan untuk tidak berdoa memohon keamanan?

Ini sekaligus menunjukkan urgensi keamanan dalam kehidupan kita.

Oleh karena itu, marilah kita berusaha meraih keamanan yang dijanjikan oleh Allâh Azza wa Jalla dengan memperhatikan keimanan dan tetap berdoa kepada-Nya.

Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 12/Tahun XX/1437H/2017M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 ]