KRI Bima Suci Lanjutkan Pelayaran Tujuan Sorong 3

200 Putra Daerah Papua Resmi Jadi Prajurit TNI AL

Headline Kombat TNI Polri & Abdi Negara Papua Papua Barat Pulau Papua

mascipoldotcom, Rabu, 25 Nopember 2020 (10 Rabi’ul Akhir 1442 H)

Papua Barat – Sebanyak 200 putra-putri terbaik bangsa Indonesia asal Papua dan Papua Barat resmi menjadi prajurit TNI Angkatan Laut setelah mengikuti pendidikan dasar militer selama kurang lebih lima bulan dalam program Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) dan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Prajurit Karier (PK) TNI AL putra daerah Papua Angkatan ke-1 TA 2020 di kawah chandradimuka Katapop, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Papua Barat. Program pendidikan ini masing-masing Dikmaba 100 orang dan Dikmata 100 orang.

Penutupan pendidikan dasar militer tersebut ditandai upacara militer dengan Inspektur Upacara, Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Dankodiklatal) Laksda TNI Nurhidayat sekaligus melantik dan menyumpah program Dikmaba dan Dikmata PK TNI AL putra daerah Papua Ang. ke-1 TA 2020 di Mako Lantamal XIV Sorong, Jl. Bubara No. 1 Kel. Klaligi, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat, Rabu (25/11/2020)

Tampak hadir dalam acara tersebut Pangkoarmada III Laksda TNI Dadi Hartanto, M.Tr. (Han), Kepala Staf Koarmada III Laksma TNI Maman Firmansyah, Danlantamal XIV Sorong Brigjen TNI (Mar) Markos, S.E., Danpasmar-3 Brigjen TNI (Mar) Edi Juardi, Dansatdik-3 Kodiklatal, Dirdiklat, Dirjianbang dan Dirum Kodiklatal, Dirpolair Polda Papua Barat, Kapolres Kota Sorong Dan Kapolres Kabupaten Sorong, Walikota Sorong, Bupati Sorong Dan Ketua DPRD Kabupaten Sorong, Para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Papua.

Komandan Kodiklatal dalam sambutanya menyampaikan atas nama Pimpinan TNI AL mengucapkan selamat atas pelantikan para siswa menjadi Bintara dan Tamtama TNI AL dengan pangkat Sersan Dua dan Kelasi Dua TNI AL. Semoga pendidikan dasar keprajuritan dan dasar golongan mampu meningkatkan jiwa keprajuritan sebagai Bintara dan Tamtama TNI AL yang tanggap, tanggon dan trengginas serta berhasil mengubah pola pikir, pola sikap dan pola tindak, sehingga siap dikembangkan dalam pendidikan dasar golongan lanjutan selama dua bulan sesuai kejuruan masing-masing.

Menurutnya pada peringatan 75 tahun Kemerdekaan Indonesia Tahun 2020, pemerintah telah mencanangkan tema “SDM Unggul, Indonesia Maju” yang berfokus pada peningkatan kemampuan sumber daya manusia, dan ini menjadi bagian kebijakan pertama pimpinan TNI AL memprioritaskan pembangunan SDM. Karena keberhasilan tugas Angkatan Laut tidak hanya ditentukan oleh kehebatan teknologi alutsista-nya, namun sangat bergantung pada keunggulan dan profesionalisme prajurit matra laut. Untuk itu, TNI AL harus diawaki oleh prajurit- prajurit profesional, bermoral dan berani.

Sebagai upaya untuk mewujudkan profesionalitas personel pengawak organisasi TNI Angkatan Laut, Kodiklatal dituntut mendidik, melatih dan menggali potensi pemuda-pemudi berprestasi dari putra dan putri daerah Papua menjadi prajurit-prajurit matra laut profesional, bermoral dan berani untuk diproyeksikan sebagai pengawak alutsista TNI AL dan satuan pendirat di wilayah timur Indonesia khususnya dijajaran Koarmada III.

Untuk itu Dankodiklatal meminta para siswa agar mengikuti pendidikan tahap dasar golongan lanjutan dengan baik sehingga setelah selesai pendidikan ini para siswa dapat melaksanakan tugas dengan baik di kesatuan masing-masing dalam rangka menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Komandan Kodiklatal menyampaikan mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Pangkoarmada III, Danpasmar III dan Komandan Lantamal XIV Sorong beserta jajarannya, Dankodiklatal atas dukungan serta kerja samanya dalam penyelenggaraan pendidikan Ini, sehingga terlaksana pendidikan tahap dasar militer dan dasar golongan sesuai dengan rencana, dan kami tetap memohon bantuan untuk tahap dasar golongan lanjutan khususnya ketersediaan KRI sebagai sarana latihan para siswa.(Ezl)